Retno Marsudi buka Pameran Capaian 4 Tahun Kementerian Luar Negeri


Retno Marsudi buka Pameran Capaian 4 Tahun Kementerian Luar Negeri

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (kanan), dan Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir (kiri), membuka Pameran Capaian 4 Tahun Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Selasa (8/1/2019). (Adeportiva/Yashinta Pramudyani)

Jakarta (Adeportiva) – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir, membuka Pameran Capaian 4 Tahun Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Selasa.

Pameran ini dilaksanakan kedua kalinya untuk memberikan informasi capaian kinerja Kemterian Luar Negeri kepada masyarakat.
“Pameran kali ini lebih interaktif dan beragam,” kata Marsudi.

Sejumlah kegiatan yang bisa diikuti publik antara lain bincang santai Marsudi dan milenial, bincang langsung dengan diplomat muda lulusan Sekolah Dinas Luar Negeri Angkatan ke-40, kontes juru bicara Kementerian Luar Negeri, konsultasi thesis, bahkan pelayanan KTP elektronik.

Selain itu, terdapat stan pameran dari 10 satuan kerja di Kementerian Luar Negeri yaitu Sekretariat Jenderal, Ditjen Aspasaf, Ditjen Amerop, Ditjen Kerjasama ASEAN, Ditjen Multilateral, Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik, Ditjen Hukum dan Perjanjian Internasional, Ditjen Protokol dan Konsuler, Inspektorat Jenderal, serta Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan.

Dalam acara pembukaan tersebut juga diluncurkan “obrolan” Kementerian Luar Negeri, yakni aplikasi percakapan yang bisa digunakan dalam inner Kementerian Luar Negeri untuk membuka komunikasi kedinasan antarpegawai secara lebih aman.

Pameran Capaian 4 Tahun Kementerian Luar Negeri berlangsung pada 8-10 Januari 2019, yang puncaknya adalah Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) Indonesia 2019 pada 9 Januari.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, PPTM 2019 akan dihadiri para duta besar atau perwakilan asing, pejabat kementerian dan lembaga, pemangku kepentingan terkait, serta terutama para wartawan media nasional maupun asing. 

Baca juga: Menlu kutip ‘Queen’, jelaskan tekanan terkait migrasi

Baca juga: Demokrasi di Asia berkembang positif

Baca juga: Menteri luar negeri sebut demokrasi bawa kemakmuran
 


log in

reset password

Back to
log in