Papan Reklame Tampilkan Tentara Israel, Kota di Iran Diolok-olok


Papan Reklame Tampilkan Tentara Israel, Kota di Iran Diolok-olokDi papan reklame, di samping gambar tentara Israel terdapat kutipan puisi Persia. (TWITTER/@MHREZAA)

Teheran

Pemimpin dewan kota Shiraz di Iran meminta agar dilakukan penyelidikan setelah sebuah papan reklame yang menandai perang Iran-Irak menampilkan tentara Israel.

Papan reklame itu menggunakan sebuah foto yang diedit yang memperlihatkan tiga tentara laki-laki yang berdiri menghadap belakang di atas sebuah puncak berbatu.

Setelah reklame itu diletakkan di sebuah alun-alun di pusat kota Shiraz minggu ini, orang-orang menyadari bahwa ketiga laki-laki itu mengenakan seragam Israel dan membawa senapan M16.

Juga diketahui bahwa seorang prajurit wanita dipotong dari foto aslinya.

  • Siapa pelaku serangan maut di Iran yang menewaskan 25 orang?
  • Serangan senjata mematikan di parade militer Iran
  • Perang hampir berakhir, milisi Syiah dukungan Iran ‘harus angkat kaki’ dari Irak

Sejak revolusi Islam Iran pada tahun 1979, para pemimpin negara itu telah menyerukan penghapusan Israel. Mereka menolak hak Israel untuk eksis, menganggapnya sebagai penghuni tak sah dari tanah Muslim.

Foto-foto papan reklame kontroversial yang memperingati perang 1980-1988 antara Iran dan Irak pertama kali muncul di net pada hari Rabu.

Seorang pengguna Twitter, @mhrezaa, menulis: “Saya merasa terbakar ketika saya melihat papan reklame ini di tengah-tengah Pekan Pertahanan Suci.”

“Senjata M16, tali pengikat, pakaian, topi di pundak mereka semua ini milik Zionis. Dalam skenario terbaik, saya bisa mengatakan Anda telah melakukan sesuatu yang konyol.”

Akun Twitter Persia dari Kementerian Luar Negeri Israel juga mengolok-olok papan reklame itu, dan menulis bahwa orang Iran telah memposting gambar yang menunjukkan reklame itu telah diturunkan dalam semalam.

https://twitter.com/IsraelPersian/status/1045165918966484992?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1045165918966484992&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Fnews%2Fworld-center-east-45665280

Pada Kamis pagi kepala dewan kota, Seyyed Ahmad Dastgheyb, memerintahkan petugas budaya untuk melakukan penyelidikan mendesak, seperti dilaporkan media setempat.

Jika benar bahwa gambar tentara “rezim Zionis perampas” digunakan, katanya, maka “perlu untuk berurusan serius dengan mereka yang bertanggung jawab”.


(ita/ita)


log in

reset password

Back to
log in