Meksiko fokus pada kesejahteraan sosial sebagai ketua MIKTA 2019


Meksiko fokus pada kesejahteraan sosial sebagai ketua MIKTA 2019

(Dari kiri ke kanan) Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Tae Ho Lee, Wakil Menteri Luar Negeri Meksiko Julian Ventura Valero, Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir, Wakil Menteri Luar Negeri Turki Faruk Kaymakci, serta Deputi bidang Kebijakan Multilateral Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia Justin Lee menghadiri pertemuan discussion board kerja sama MIKTA ke-14 di Yogyakarta, Kamis (7/2/2019). (Adeportiva/Yashinta Difa)

Yogyakarta (Adeportiva) – Meksiko, sebagai ketua forum kerja sama MIKTA pada 2019, akan fokus meningkatkan kesejahteraan sosial, mengurangi kesenjangan dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

MIKTA adalah forum kerja sama lima negara, yaitu Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia.

Mengusung tema “Pembangunan Sosial, Pemerintahan World wide, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”, Meksiko ingin MIKTA dapat menghasilkan sesuatu yang konkret untuk masyarakat negara-negara anggotanya.

Dalam konferensi pers usai Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri MIKTA ke-14 di Yogyakarta, Kamis, Wakil Menteri Luar Negeri Meksiko Julian Ventura Valero menyebut Meksiko akan berupaya meningkatkan kolaborasi pada tiga bidang utama.

Pertama, kerja sama ekonomi untuk pembangunan sosial.

“Kami akan bekerja untuk mempromosikan perdagangan dan investasi, untuk lebih mengintegrasikan perusahaan baru dan UKM ke dalam rantai pasok world wide, serta mendorong kerja sama pariwisata. Kami ingin memberikan manfaat nyata di tingkat masyarakat, termasuk di Yogyakarta,” kata Julian.

Bidang kedua adalah memperkuat multilateralisme dan berkolaborasi dalam organisasi internasional.?

Meksiko ingin membantu menjadikan MIKTA lebih kuat, efisien, dan transparan.

“Semua negara MIKTA memperhatikan pentingnya nilai dalam sistem berbasis aturan yang kuat. Kami akan terus berbicara dengan satu suara untuk menyikapi berbagai masalah,” ujar Julian.

Ketiga, Meksiko akan fokus pada pembangunan berkelanjutan dengan penekanan pada pencapaian Agenda 2030.

Masyarakat kita, menurut Julian, menuntut lebih banyak upaya menangani perubahan iklim dan mengurangi risiko bencana.

Meksiko akan bergerak dalam upaya konservasi laut, mengingat semua anggota MIKTA adalah negara maritim.

“Inklusi sosial juga merupakan tujuan bersama, dan pekerjaan kami akan fokus pada pendidikan dan akses world-wide-web,” tutur Julian.

Meksiko juga akan mengadakan pertemuan pertama Lembaga Kerja Sama Pembangunan Internasional MIKTA, sebagai wadah saling belajar dan menghasilkan sinergi tambahan dalam kelompok kerja sama yang telah berdiri sejak 2013 itu.

“Dalam kasus Meksiko, misalnya, kami telah meluncurkan rencana pengembangan komprehensif dengan tetangga kami di Amerika Tengah di mana ada banyak ruang untuk kolaborasi,” ujar Julian.

Meksiko, katanya, berkomitmen untuk bekerja sama lebih intensif dengan empat negara anggota MIKTA lainnya untuk mewujudkan berbagai prioritas yang telah ditetapkan untuk tahun ini.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Korea, ketua pada 2020, tentang jalur konsolidasi MIKTA, sehingga kami dapat memainkan peran yang bahkan lebih konstruktif di dunia saat ini,” katanya.

Baca juga: Pertemuan MIKTA ke-14 bahas penanganan isu world wide
Baca juga: Indonesia ajak negara MIKTA dukung Palestina


log in

reset password

Back to
log in